30
Des
09

Sharia Technopreneur Course

Training Kewirausahaan Berbasis Syariah

Lulus kuliah baru nyari kerja?!?!

Udah ketinggalan zaman…!!!!

Lulus kerja pekerjaan sudah menanti. Itu baru hebat.

Tapi diploma dan sarjana nganggur per Agustus 2009 aja jumlahnya 2,395 juta orang (harian pagi timur express; http://www.timorexpress.com)

Lowongan pekerjaan sulit dan yang membutuhkan buanyak banget…

Daripada pusing nyari kerja lebih baik bikin pekerjaan sendiri…

Caranya?

Bikin usaha yang sesuai dengan kemampuan kita…

Tapi tidak asal usaha… nggak modal dengkul juga… Tapi usaha yang memliki rencana yang baik.

Modal nggak punya?

Jangan khawatir juga klo nggak ada modal…

Yang penting kamu punya konsep usaha yang baik, realistis dan menguntungkan. Dijamin Investor mesti tertarik.

Bagaimana agar kita punya konsep usaha seperti itu…?

Disinilah pentingnya shortcourse technopreneur ini. Apa yang diajarkan bukan sekedar teori, tapi sudah dipraktekkan juga… selain itu karena sesuai syariah, selain membantu diri sendiri dan orang lain mendapatkan ridho Allah SWT pula..

Tunggu apa lagi…

Pendaftaran tinggal hari ini (31 des 2009)…

Peserta terbatas

Di jamin, insyaAllah tidak akan rugi…

Ini Informasinya:

# 1 # Business Preparation (Basic Level)

Materi Training:

  1. Bisnis Excellent dengan konsep Technopreneur
  2. Kaidah-kaidah berbisnis dalam Islam
  3. Praktek menemukan dan menguji kelayakan ide bisnis
  4. Praktek  membuat profil usaha & profil produk
  5. Preview Business Plan dan Studi Kelayakan Bisnis

Investasi: only Rp 85.000,-

Pelaksanaan: Sabtu, 2 Januari 2009

Pukul: 08.30 sd 15.30 WIB

Registrasi terakhir: 31 Desember 2009

Tempat: Resto MBG

Fasilitas:

  1. Sertifikat
  2. Shortcourse kit
  3. Modul “Build Your Excellent Business With Sharia”
  4. Software menguji kelayakan ide usaha
  5. Keanggotaan Excellent Business Community (EBC)
  6. Sticker STC
  7. Makan Siang
  8. Coffee Break (2 kali)

# 2 # Build Your Own Business Plan (Advance level)

Materi Training:

  1. Studi Kelayakan Bisnis Syariah
  2. Explorasi Business Plan
  3. Eksplorasi Aspek Pasar dan Pemasaran
  4. Eksplorasi Aspek Teknis & Teknologis
  5. Eksplorasi Aspek Organisasi Bisnis
  6. Eksplorasi Aspek Finansial (kelayakan investasi)
  7. Praktek pembuatan business plan

Investasi: only Rp 125.000,-

Pelaksanaan: Sabtu, 9 Januari 2009

Pukul: 08.30 sd 15.30 WIB

Registrasi terakhir: 31 Desember 2009

Tempat: Resto MBG

Fasilitas:

  1. Sertifikat
  2. Shortcourse kit
  3. Modul “Sharia Business Plan”
  4. Software studi kelayakan bisnis syariah (mudharabah model)
  5. Keanggotaan Excellent Business Community (EBC)
  6. Sticker STC
  7. Makan Siang
  8. Coffee Break (2 kali)

Jika mendaftar untuk keduanya sekaligus investasinya hanya: Rp. 180.000,-

Pendaftaran:

Pendaftaran bisa langsung ke  kantor Bee Shar’e atau melalui telp/sms di 0274 8238115. format sms: daftar stc, (nama lengkap), (pria/wanita), (TTL). Pembayaran dapat ditransfer via bank atas nama Rahman Fauzan dengan no rek. 6019239101715199 (Bank Muamalat) atau no rek. 0372241703 (BCA).

Alamat Kantor Bee Shar’e:

Jl. Besi-Jangkang (Jl. Kaliurang Km. 12) Girirupo no 505 RT 05 RW 32, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman Yogyakarta.

11
Nov
09

Sharea Technopreneur Course Angkatan II

Segera Daftarkan Diri Anda Untuk Mengikuti Short Course Kewirausahaan Berbasis Syariah ini:

Leaf famplet STC

Untuk Pendaftaran silahkan isi form berikut, dan kirimkan melalui email (beeshare69@gmail.com) atau tuliskan data anda pada leave a komentar di bawah judul publikasi ini. Biaya Pendaftaran dapat di transfer ke rek BCA 0372241703 an Rahman Fauzan

FORM PENDAFTARAN PESERTA

Share’a Technopreneur Course

“Building Excellent Business, For Young Entrepreneur”

Nama Lengkap                   : ………………………………………………..………………………

Aktivitas saat ini               : ………………………………….……………………………………

Alamat & No Telp              :  ………………………………………………………………………

Cita-cita Usaha                   : ………………………………………………………………………

Harapan Ikut Acara ini   : ……….………………………………………………………………

07
Nov
09

Sharea Technopreneur Course 1

Alhamdulillahirabbil’alamin

Pada hari sabtu 7 November 2009, di Resto MBG Kaliurang Yogyakarta telah terlaksana Kursus 1 hari Teknologi Berwirausaha Berbasis Syariah.

Acara sengaja di buat dengan jumlah peserta yang sedikit, dimana satu kelas hanya terdiri dari 13 peserta, hal ini dilakukan karena kursus ini lebih menekankan kepada praktek dan pendampingan dapat langsung dilakukan oleh trainer kepada peserta dalam membuat studi kelayakan bisnis berbasis syariah.

Respon peserta sangat baik, hal ini ditandai dengan keseriusan para peserta sampai pada akhir pelatihan. Dan yang lebih menggembirakan lagi adalah peserta berkomitmen untuk menjalankan kewirausahaan dengan teknologi dan harus sesuai syariah. Sesuai dengan materi kursus ini yaitu Builld Your Excellent Business with sharia, maka para peserta bersepakat untuk membentuk komunitas kewirausahaan dengan nama Excellent Business Community. Dan memang luar biasa, para peserta begitu antusias dengan pemahaman yang baru tentang Bisnis Ekselen dan memulai usaha tidak sekedar modal dengkul tapi berteknologi.

Siapa menyusul?

InsyaAllah Angkatan Kedua Sharea Technopreneur Course akan segera kembali diadakan dalam waktu dekat.

Pendaftaran hub:

Bee Shar’e (0274) 8238 115 atau 7014355

28
Okt
09

Training Sehari Kewirausahaan Berbasis Syariah

Leaflet STC

29
Jun
09

Excellent Business

Membangun Excellent Business

Syari’ah Perspektif

 

 Excellent Business

Bisnis yang unggul (excellent business) adalah bisnis yang memiliki kualitas yang tinggi. Dan kualitas tersebut menjadi keunggulan baginya. Kualitas atau mutu hanya dapat diukur melalui suatu standar. Standar sendiri adalah batasan-batasan yang memisahkan suatu nilai baik dan buruk, terpuji dan tercela, efektif dan inefektif, efisien dan inefisien, produktif dan tidak produktif, bermutu dan tidak bermutu, dan seterusnya.

Setiap orang bisa saja membuat standar dengan menetapkan nilai-nilai (batasan)-nya sendiri-sendiri, kemudian menetapkan apakah sesuatu yang dikerjakannya berdarkan hal tersebut, apakah baik atau tidak, bermutu atau atau tidak bermutu. Namun, jika dibandingkan dengan satndar yang dibuat oleh orang lain maka akan terjadi perbedaan. Oleh karena itu, manusia kemudian mencoba menyepakati berbagai standar mutu secara bersama, semua demi satu tujuan yaitu diakuinya suatu mutu secara bersama. Sehingga kemudian bermunculanlah berbagai standar baik lokal, nasional maupun internasional tentang mutu suatu manajemen, mutu suatu proses produksi/operasi, manajemen dan lain-lain. Untuk menjaga itu semua kemudian lahirlah berbagai organisasi yang disepakati menjaga mutu terlaksananya standar mutu tersebut, muncullah kemudian dalam berbagai bidang standar-standar seperti SNI, ISO, ABET dan lain-lain.

Dari sini kita dapat memahami bahwa, untuk menilai suatu bisnis yang memiliki keunggulan (mutu yang baik sekali) haruslah memiliki standar yang baik sekali pula.

Islam sejak kelahirannya telah mengenal berbagai jenis bisnis. Bahkan Allah SWT mengajak kepada orang-orang mukmin untuk melakukan suatu bisnis (perdagangan) yang paling baik (bermutu tinggi), dengan firman-Nya:

إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu Telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar. (Q.S At Taubah 111)

Menurut Imam Ath-Thabari, ayat ini turun kepada Rasulullah saw. pada saat Baiat Aqabah II. Saat itu 70 orang Anshar berkumpul di sekitar Rasul. Abdullah bin Rawahah ketika itu berkata kepada beliau, “Silakan engkau meminta syarat apa saja untuk Tuhanmu dan dirimu.”

Nabi saw. lalu bersabda, “Untuk Tuhanku, aku meminta syarat agar kalian menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun. Untuk diriku, aku meminta syarat agar kalian menjaga diriku sebagaimana kalian menjaga diri dan harta kalian.”

Orang-orang Anshar bertanya, “Jika kami melakukannya, apa balasannya?”

Rasul menjawab, “Surga.”

Mendengar itu, mereka berkata, “Sungguh, ini adalah perniagaan yang sangat menguntungkan! Kami tidak akan tinggal diam dan membatalkan jual-beli ini.” (Ath-Thabari, 1405: XI/36).

Inilah suatu bisnis yang luar biasa besar keuntungannya, dan sangat menggiurkan bagi siapa saja yang memahami suatu perdagangan. Bayangkan sesuatu yang tidak berharga (sangat kecil harga) yaitu harta dan diri (nyawa dan amal) kita yang sangat sedikit dan singkat ditukar oleh Allah dengan kebahagiaan yang tidak ada bandingnya dan selama-lamanya yaitu surga. Hanya orang yang jahil (bodoh) dalam perdagangannya saja yang tidak mengambil peluang tersebut.

Rasulullah SAW sejak muda telah melakukan bisnis dan sukses menjalankannya. Islam datang ketika masyarakat saat itu banyak melakukan berbagai jenis bisnis dan usaha. Syari’ah kemudian datang untuk melarang sebagian dan memperbolehkan sebagian yang lain. Dalam segala urusan kehidupan (termasuk bisnis) syari’ah mengatur dengan standar-standar yang jelas agar urusan tersebut selalu berkualitas.

Allah SWT telah menjelaskan bahwa siapa saja yang tidak mengambil syari’ah sebagai standar kualitas hidupnya maka sungguh apa yang dilakukannya tidak pernah bermutu baik, karena tidak akan ada balasan kebaikan baginya bahkan ia akan mendapat hukuman atas modal yang telah Allah titipkan untuknya.

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ اْلإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي اْلآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Barangsiapa mencari agama selain agama islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali Imran 85)

Nyatalah bagi setiap muslim yang mukmin, bahwa segala amal kehidupannya di dunia akan bernilai (berkualitas tinggi) dihadapan Allah hanya ketika ia menjalankannya sesuai dengan standar kualitas yang Allah berikan.

Dalam bisnis, jika setiap muslim menginginkan bisnisnya memiliki keunggulan (kualitas yang sangat baik) maka ia harus memahami standar-standar bisnis Islami, baik pada level stratejik maupun operasionalnya.

Skema dibawah ini memberikan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan oleh para entrepreneur muda untuk membangun suatu bisnis yang unggul (excellent) dalam ridho Allah SWT secara efektif dan efeisien.

 

 

18
Jun
09

Training Studi Kelayakan Bisnis Berbasis Syariah

Alhamdulillah, Training Studi Kelayakan Bisnis Berbasis Syariah yang dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Juni 2009 di Lab. Inovasi & Pengembangan Organisasi dapat berjalan dengan lancar dan menarik.

Peserta training, terdiri dari mahasiswa teknik industri, sarjana, dan pasca sarjana teknik industri yang merupakan asisten, laboran dan kepala laboratorium di lingkungan Prodi Teknik Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Training ini terselenggara atas kerjasama BeeShar’e dan Lab. Inovasi & Pengembangan Organisasi UII-Yogya